PDA

View Full Version : KRI dan KRCI


agussis
13-05-2009, 16:36
Yogyakarta - Gemuruh sorak sorai suporter tak hentinya terdengar di auditorium Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Ya, mereka adalah para mahasiswa yang sengaja hadir di tribun penonton untuk menyemangati teman-temannya yang tengah berlomba mengandalkan robot buatan masing-masing.

Rombongan robot pintar memang sedang menyambangi Yogyakarta dalam perhelatan Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2009 untuk Regional III. Kontes yang diikuti universitas dari seluruh pelosok negeri ini menampilkan kebolehan mahasiswa Indonesia dalam merekayasa teknologi robotika.

"Para mahasiswa diharapkan terpacu kreativitasnya dalam kompetisi ini," kata Ahmad Ahsari selaku Ketua Umum Panitia perhelatan ini di UGM, Rabu siang (13/5/2009).

Puluhan tim dari berbagai universitas yang sebagian besar berasal dari Jawa Tengah mengikuti kompetisi di kota Gudeg. Di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Unsoed, dan yang terjauh dari Politeknik Negeri Banjarmasin. Mereka mengikuti lomba dalam 2 kategori, KRI dan KRCI.

Seleksi regional tahun 2009 berlangsung di Riau, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya sebelum dilansungkan babak final yang rencananya berlangsung juga di Yogya. Khusus KRI, kontesdi UGM ini bertema 'Travelling Together for the Victory Drums' atau terjemahan bebasnya, bersama kita meraih kemenangan.

Memang dalam KRI, dibutuhkan kerja sama tim yang kompak demi meraih kemenangan. Robot dituntut membawa benda menuju goal zone, melewati berbagai rintangan. Masing-masing anggota tim pun harus bekerja cepat dan tepat dalam menyusun sampai menggerakkan robot agar bisa lebih cepat dari kompetitor.

Adu Cepat Padamkan Api

Untuk KRCI, robot yang diikutsertakan lebih canggih karena bisa beroperasi secara otomatis. Sama seperti lomba yang berlangsung di region-region lainnya misalnya di Jakarta, salah satu tugas utama robot-robot pintar ini adalah memadamkan api lilin.

Tugas ini tak mudah karena untuk menuju pada lilin yang telah ditempatkan, si robot dituntut melewati berbagai halangan. Tak heran kalu tidak semua robot sukses, bahkan tak sedikit pula yang malah hanya diam saja terpaku di tempatnya.

Dan gemuruh suporter ternyata juga jadi masalah tersendiri. Pasalnya ada robot yang kebingungan karena sensornya sensitif pada suara. Demikian pula lampu blitz kamera para wartawan akhirnya dilarang beroperasi karena dikatakan bisa mengganggu si robot.

Perhelatan KRI & KRCI di Yogyakarta ini rencananya baru akan selesai malam ini. ( fyk / ash )

christj
16-05-2009, 08:39
Tim dari Bandung men-dominasi KRI / KRCI 2009 Regional II yang baru usai hari Minggu, 10 Mei 2009 kemarin, di UI Depok. Mereka akan meluncur ke Yogyakarta awal Juni untuk bertarung di tingkat Nasional.

Dalam KRCI 2008, peringkat pertama untuk seluruh divisi yang dipertandingkan, direbut oleh Universitas Komputer Indonesia, Bandung.

Divisi Battle Expert
Juara I : DU-99 (Universitas Komputer Indonesia)
Juara II: AXIOM(Institut Teknologi Bandung)
Juara III: MEKAH (Universitas Indonesia)

Divisi Senior Beroda
Juara I: -DU114-V9 (Universitas Komputer Indonesia)

*Juara II dan III; tidak ada karena tim lainnya tidak berhasil menyelesaikan tugas pada divisi ini. DU 114-V9 merupakan satu-satunya tim yang berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan.

Divisi Senior Berkaki
Juara I : Phoenix ?ER (Universitas Tarumanegara)
Total Score waktu: 65,24 detik

Juara II: The Power of Dream (ITB)
Total Score waktu : 1160,62 detik

Juara III: Tarantula 116 X2 (Universitas Komputer Indonesia)
Total score waktu: 1168,37 detik

Divisi Expert Single
Juara I : Niru- 112 (Universitas Komputer Indonesia, Bandung)
Total tugas yang diselesaikan : 29 tugas
Total waktu : 551,73 detik

Juara II: Wall-E (Universitas Kristen Maranata Bandung)
Total Tugas yang diselesaikan : 8 tugas
Total waktu : 468,53 detik

Juara III: Valient (Politenik Manufaktur Negeri Bandung)
Total Tugas yang diselesaikan : 1 tugas
Total waktu : 745,54 detik (srn)